Peneliti Klaim Temukan Makhluk Hidup di Mars

Selasa, 25 Maret 2014





CALIFORNIA - Ilmuwan telah mempelajari bagaimana mikroba bisa bertahan dalam kondisi suhu rendah. Ilmuwan juga mempelajari bagaimana mikroba merespon stres dan kondisi kerusakan.

Dilansir Tgdaily, Senin (14/10/2013), penelitian baru yang didanai NASA memungkinkan ilmuwan untuk mempelajari mikroba dalam es. Peneliti di Department of Biological Sciences LSU mencari tahu bagaimana mikroorganisme bisa bertahan hidup di permafrost atau lapisan es abadi.

Bahkan, dengan penelitian ini bisa mengarah pada kemungkinan mikroba yang bersembunyi dalam es di Mars. Brent Christner, profesor ilmu biologi dan timnya baru-baru ini mengungkap tentang perbaikan DNA pada mikroba yang terjebak dalam es.

Penelitian ini dipublikasikan dalam jurnal Applied and Environmental Microbiology. Peneliti berfokus pada analisis DNA, molekul keturunan yang mengkode instruksi genetik yang digunakan dalam pengembangan dan fungsi dari semua organisme.

"Mikroba terdiri dari makromolekul yang jika beku, terkena pembusukan. Kita tahu dari berbagai reaksi spontan yang mengakibatkan kerusakan DNA," tutur peneliti.

Jenis terburuk kerusakan dikenal sebagai 'double-stranded break', di mana DNA mikroba dibelah menjadi dua bagian terpisah. Untuk membuat kromosom berfungsi, maka dua bagian terpisah itu harus dimasukkan kembali secara bersama-sama.

Christner mengatakan, kerusakan semacam ini dapat dihindari jika sel-sel tetap beku dalam lapisan es selama ribuan tahun. "Bayangkan bila mikroba dalam es untuk waktu yang lama dan DNA ini secara progresif terpotong-potong. Nantinya akan sampai pada titik saat DNA mikroba menjadi begitu rusak dan tidak lagi menjadi molekul penyimpan informasi yang layak. Apa yang tersisa adalah mayat," jelas peneliti.

Oleh karena itu, mikroba yang berada di dalam es di waktu yang lama dianggap mengerikan dan bisa menghilangkan informasi yang berharga bagi peneliti.  Namun, para peneliti mengklaim mampu menghidupkan kembali mikroba yang terkubur dalam es.

Mikroba yang terkubur dalam es ini hingga berusia ratusan ribu hingga jutaan tahun. Pada percobaan yang dilakukan Christner, dirinya mengungkap bisa menghidupkan kembali beberapa jenis bakteri yang ada di bagian bawah es Guliya di dataran tinggi Qinghan-Tibet, China Barat. Es tersebut berusia 750 ribu tahun.

Penelitian ini diharapkan bisa mengungkap apakah di Mars benar-benar memiliki potensi munculnya kehidupan melalui temuan mikroba.

Menjajal Battlefield 4 Beta

Menjajal Battlefield 4 Beta: Skala yang Lebih Masif!


By 

October 17, 2013   ·   





Persaingan antara dua nama FPS terbesar di industri game: Call of Duty dari Activision dan Battlefield dari EA memang akan memasuki babak baru dalam beberapa minggu ke depan. Berhasil menjaring basis fans yang terhitung masif berkat dukungan multiplayer yang luar biasa, EA memang tidak lagi menahan diri untuk memastikan kesuksesan Battlefield 4 untuk tahun 2013 ini. Kehadiran engine terbaru – Frostbite Engine 3.0 tidak hanya menawarkan visualisasi yang terlihat menawan di beberapa trailer dan demo yang sempat ditunjukkan oleh DICE sebelumnya, tetapi juga membuka peluang menghadirkan sensasi gaming yang jauh lebih epik. Beragam penambahan fitur pun tumbuh menjadi kekuatan baru Battlefield 4, khususnya di mode multiplayer.
Bagi Anda yang tidak sabar lagi untuk menantikan kehadiran Battlefield 4 yang siap untuk meluncur akhir Oktober 2013 ini, DICE membuka kesempatan untuk “menikmati” secuil pengalaman tersebut lewat masa beta yang ada. Dibuka untuk umum pada tanggal 4 Oktober 2013 yang lalu, Anda dapat langsung mengunduhnya via Origin dan ikut bergabung dalam masa beta yang akan ditutup pada 15 Oktober 2013 ini. Walaupun tidak sempurna, namun ini menjadi kesempatan terbaik untuk mendapatkan sedikit gambaran seperti apa multiplayer yang akan ditawarkan Battlefield 4. Map yang disediakan hanya satu – “Siege of Shanghai” menjadi pondasi yang sempurna.
Lantas bagaimana kesan pertama yang ditawarkan oleh masa beta Battlefield 4 ini? Kami akan menggalinya sedikit lebih dalam untuk Anda.


Pertempuran Dalam Skala yang Lebih Masif



Welcome to Shanghai!
Welcome to Shanghai!


DICE memang pantas untuk mendapatkan acungan jempol, terlebih karena kebijakan mereka untuk menjadikan “Siege of Shanghai” sebagai map yang  akan menemani masa beta ini. Apa pasal? Percaya atau tidak, map ini boleh terbilang sangat berhasil menjual sensasi Battlefield 4 yang jauh berbeda. Deretan gedung-gedung pencakar langit dan pertempuran di tengah kota memang menawarkan sensasi perang yang lebih epik, terlepas dari ukuran map luas yang memang sudah menjadi andalan Battlefield di masa lalu. Namun kesan masif ini justru kian menguat dengan beberapa penambahan elemen yang ada.
Sensasi ini lahir dari fakta bahwa “Siege of Shanghai” memuat satu paket lengkap pertempuran untuk memfasilitasi semua gaya bermain yang ada. Pertarungan darat, laut, dan udara dirangkum dengan sangat baik, dimana Anda bisa menggunakan ketiga elemen ini untuk mencapai keuntungan tertentu dalam pertempuran. Gedung-gedung tinggi akan menyediakan “rumah” nyaman untuk para sniper, laut akan menjadi tempat infiltrasi yang efektif, dan tank-tank akan memainkan peranan kunci di pertarungan darat. Tidak hanya ketiga elemen dalam satu map, setiap gedung tinggi di dalam map ini juga dapat dimasuki. Menggunakan elevator, Anda bisa menuju ke level tertinggi.


Darat, laut, dan udara, Siege of Shanghai menghantarkan sebuah medan pertempuran yang begitu intense.
Darat, laut, dan udara, Siege of Shanghai menghantarkan sebuah medan pertempuran yang begitu intense.




Map yang begitu luas memungkinkan setiap pemain bermain sesuai dengan perannya masing-masing.
Map yang begitu luas memungkinkan setiap pemain bermain sesuai dengan perannya masing-masing.




User-interface Deploy juga kini disempurnakan untuk membantu Anda mendapatkan sedikit gambaran akan apa yang sebenarnya tengah terjadi di "lapangan".

User-interface Deploy juga kini disempurnakan untuk membantu Anda mendapatkan sedikit gambaran akan apa yang sebenarnya tengah terjadi di “lapangan”.
Padat, ini mungkin kata yang tepat untuk menggambarkan keseluruhan pengalaman yang ditawarkan oleh “Siege of Shanghai”. Dengan aksi yang meluncur dari laut, darat, dan udara, Anda hampir tidak punya waktu untuk bernafas atau sekedar santai menikmati pemandangan yang ada. Anda kini juga diberikan keuntungan strategis tertentu sebelum melakukan deploy ke medan pertempuran. User-interface disempurnakan untuk memperlihatkan gerak-gerik squad secara real-time, sebelum Anda memutuskan untuk bergabung dalam aksi yang sama.


Levolution, Seberapa Signifikan?


Dua fitur utama yang diklaim akan menghasilkan pengalaman yang berbeda di BF 4: Levolution dan Dynamic Environment sudah dapat dijajal di masa beta ini.
Dua fitur utama yang diklaim akan menghasilkan pengalaman yang berbeda di BF 4: Levolution dan Dynamic Environment sudah dapat dijajal di masa beta ini.
Jika kita membicarakan fitur utama yang membuat dijual oleh DICE sejak pertama pengenalan Battlefield 4 kepada publik, maka kita tidak akan bisa lepas dari dua kata: Levolution dan Dynamic Environment. Kedua fitur ini dianggap sebagai sumber utama untuk menghadirkan pengalaman multiplayer yang lebih dinamis dan unik, dibandingkan dengan seri Battlefield sebelumnya atau bahkan franchise kompetitor yang lain. Masa beta ini menjadi waktu yang tepat untuk menguji impresi pertama yang ditawarkan.
DICE menawarkan Dynamic Environment, sebuah fitur dimana Anda berkesempatan untuk memanipulasi beberapa elemen dalaam medan pertempuran untuk mendapatkan keuntungan tersendiri. Membuka atau menutup pintu, menaikkan palang anti kendaraan, mengaktifkan sumber penerangan, hingga elemen kecil yang bisa terpicu seperti alarm mobil yang mungkin membocorkan taktik stealth Anda. Sayangnya, penerapannya sendiri ternyata tidak terasa signifikan. Ketika pertempuran berlangsung sangat cepat dan kacau, dimana semua pasukan darat berlari kesana dan kemari, hampir tidak mungkin otak Anda akan sempat berpikir untuk sekedar berhenti dan memanipulasi hal-hal kecil ini. Setidaknya, hal inilah yang kami rasakan.


Dynamic Environment memungkinkan Anda untuk memanipulasi beberapa elemen kecil di dalam map untuk menghasilkan keuntungan strategis tertentu.
Dynamic Environment memungkinkan Anda untuk memanipulasi beberapa elemen kecil di dalam map untuk menghasilkan keuntungan strategis tertentu.




Levolution, BAM!
Sayangnya Levolution di Siege of Shanghai ini tidak terasa terlalu signifikan, dan hanya terasa seperti kosmetik belaka.




Look at that physics!
Look at that physics!







Skala kehancuran yang jauh lebih masif inilah yang menjadi pesona utama Battlefield 4 beta. Mereka ulang salah satu demo epik di E3 2013 yang memungkinkan Anda untuk memerangkap tank di basement? We've done that!

Skala kehancuran yang jauh lebih masif inilah yang menjadi pesona utama Battlefield 4 beta. Mereka ulang salah satu demo epik di E3 2013 yang memungkinkan Anda untuk memerangkap tank di basement? We’ve done that!
Levolution yang tereksekusi di “Siege of Shanghai” dengan robohnya sang gedung utama juga tidak memberikan perubahan strategi pertempuran yang terhitung krusial. Selain penambahan ekstra debu yang mengubah keseluruhan setting, beda jarak pandang sebagai konsekuensi dari fitur ini tidak lantas membuat Anda harus meraba dalam kegelapan. Levolution ini terlihat tak ubahnya sebuah fitur kosmetik, setidaknya di map yang satu ini. Hal yang menarik justru hadir dari skala kehancuran yang kini memang jauh lebih luas berkat kehadiran Frostbite Engine 3.0. Demo yang sempat ditunjukkan oleh DICE terbukti bisa diimplementasikan di demo yang satu ini. Merobohkan langit-langit gedung untuk memerangkap tank? Yeah, we’ve done that!

 

Buggy dan Laggy


Framerate kacau dan bug masih terasa kentara di open beta ini.
Framerate kacau dan bug masih terasa kentara di open beta ini.

Apa yang berusaha dicapai dari semua masa open beta? Tidak hanya untuk mempertahankan hip di kalangan gamer, hal ini juga menjadi kesempatan yang tepat bagi para developer untuk menyempurnakan server yang ada. Oleh karena itu, tidak mengherankan jika Battlefield 4 Open Beta ini masih mengandung banyak bug dan terkesan laggy. Salah satu masalah yang pantas untuk dicatat adalah spesifikasi yang terkesan sangat berat, apalagi untuk standar spesifikasi komputer rata-rata gamer PC Indonesia. Memakan resource CPU yang besar, Anda juga harus memastikan koneksi internet yang reliable untuk menikmatinya.

Welcoming the Frostbite Engine 3.0!

Welcoming the new Frostbite Engine!
Welcoming the new Frostbite Engine!



Untuk membantu Anda mendapatkan sedikit gambaran seperti apa kualitas visual yang dibangun oleh Frostbite Engine 3.0 ini, kami menyediakan segudang screenshot dalam resolusi penuh untuk memperlihatkan setiap detail yang ada. Menggunakan rig terkuat yang terdapat di JagatPlay, semua gambar ini dibangun dengan setting rata kanan – Ultra


Battlefield 4 Open Beta (5)
Battlefield 4 Open Beta (11)
Battlefield 4 Open Beta (12)
Battlefield 4 Open Beta (13)
Battlefield 4 Open Beta (28)
Battlefield 4 Open Beta (37)
Battlefield 4 Open Beta (57)
Battlefield 4 Open Beta (64)
Battlefield 4 Open Beta (74)
Battlefield 4 Open Beta (116)
Battlefield 4 Open Beta (138)
Battlefield 4 Open Beta (139)

Senin, 21 Oktober 2013








Pengguna tablet ternyata mengalami peningkatan dibandingkan tahun lalu. Setidaknya hal ini terungkap dalam sebuah studi yang digelar oleh Pew Internet.

DilansirSoftpedia, Senin (21/10/2013), tim dibalik studi ini melakukan pengujian terhadap 7 ribu peserta dari Amerika Serikat (AS) berusia 16 tahun ke atas. Hasilnya, 35 persen responden ternyata memiliki tablet sendiri.

Angka ini menunjukkan telah terjadi 10 persen peningkatan dibandingkan tahun lalu. Selain itu, juga terungkap bahwa tablet high-end seperti iPad lebih menjadi primadona.

Rumahtangga dengan pendapatan yang tinggi cenderung memiliki banyak tablet, termasuk eReader seperti Kindle. Kepemilikan tablet mungkin telah meningkat, tapi harga disebut tetap menjadi pertimbangan.

Kejahatan Cyber Hantui Pengguna Smartphone & Jejaring Sosial

Minggu, 20 Oktober 2013




Symantec merilis Norton Report 2013 untuk memahami cara kejahatan cyber mempengaruhi konsumen, cara penerapan dan evolusi teknologi baru berdampak pada keamanan masyarakat. 

Dari laporan ini terungkap bahwa pengguna perangkat mobile, jejaring sosial, dan WiFi di area umun, merupakan target para penjahat cyber.

Norton Report 2013 mengungkapkan bahwa 41 persen responden mengalami kejahatan cyber dalam 12 bulan terakhir. Symantec melakukan studi di 24 negara dengan 13 ribu responden berusia 18-64 tahun.

Dari laporan diketahui bahwa perangkat mobile yakni smartphone dan tablet juga menjadi medium bagi para penjahat cyber melakukan aksinya. 63 persen responden diketahui memiliki smartphone dan 30 persen tablet.

38 persen dari pengguna smartphone pernah mengalami kejahatan cyber, tapi sayangnya hanya 33 persen diantaranya yang memiliki software keamanan gratis. Sedangkan pengguna tablet yang memiliki software keamanan lebih tinggi yakni 42 persen.

Secara keseluruhan, 57 persen pengguna perangkat mobile tidak peduli tentang solusi keamanan. Selain itu, kelalaian pengguna jejaring sosial juga bisa menyebabkan timbulnya kejahatan cyber. 

Pasalnya, 39 persen pengguna jejaring sosial tidak me-log out akun mereka, 25 persen memberitahu password kepada orang lain, dan 31 persen berteman dengan orang asing.

"Jejaring sosial, terutama Facebook sangat terkenal, termasuk di Indonesia. Tapi disana (jejaring sosial) juga banyak ancaman cyber, karena itu kita harus waspada, seperti harus berhati-hati dengan password," tutur Product Marketing Manager, Consumer & Small Business Asia Regional Marketing Symantec Philip Routley di Jakarta, Kamis (17/10/2013).

Kejahatan cyber di jejaring sosial, misalnya, ditemukan cukup banyak akun Facebook palsu dan penipuan lainnya untuk menghasilkan uang. "Penjahat cyber sekarang lebih pintar, kalau dulu kita bisa langsung tahu, tapi sekarang setelah ada korban baru kita tahu," jelas Consumer Sales Manager Symantec Indonesia Rita Nurtika.

Pengguna internet juga harus berhati-hati menggunakan WiFi di area umum. Sangat ditekankan untuk tidak menggunakan informasi pribadi dan penting saat menggunakan WiFi di area umum, karena bisa menjadi incaran para penjahat cyber.

Sayangnya, 59 persen orang dewasa justru menggunakan WiFi umum dan tak aman. Selain itu juga diketahui 54 persen mengakses email, 56 persen mengakses jejaring sosial, 29 persen belanja online, dan 29 persen mengakses akun bank menggunakan WiFi di area umum dan tidak aman

Download Gratis BSE Buku Sekolah Elektronik SD SMP SMA SMK




BSE atau Buku Sekolah Elektronik adalah fasilitas tempat download buku-buku pelajaran sekolah gratis yang disediakan oleh Departemen Pendidikan Nasional Indonesia. Di BSE, tersedia buku ajar elektronik berupa file pdf dan video untuk tingkat pendidikan mulai dari SD, SMP, SMA dan SMK.



Latar belakang didirikannya BSE adalah karena mengingat bahwa buku merupakan salah satu sarana penting dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan nasional.
 Permasalahan penyediaan buku yang memenuhi standar nasional pendidikan dengan harga murah dan dapat dijangkau oleh masyarakat luas diharapkan dapat teratasi dengan adanya BSE.
 Melalui BSE, Departemen Pendidikan Nasional telah membeli hak cipta buku teks pelajaran dari penulis atau penerbit sehingga buku-buku yang ada di BSE tersebut boleh dicopy atau diperbanyak dengan tujuan non komersial tanpa perlu meminta izin penerbit seperti buku pada umumnya.
 Adapun memperbanyak buku BSE untuk tujuan komersil atau diperjual belikan maka tidak boleh melebihi HET (Harga Eceran Tertinggi) yang telah ditetapkan Menteri Pendidikan Nasional.
Buku-  buku tersebut  yang terdiri atas:
502 Buku SD
238 Buku SMP
338 Buku SMA
222 Buku SMK
2 Buku BAHASA

 Berikut ini adalah daftar mata pelajaran dalam Buku Sekolah Elektronik

     SD
         Bahasa Indonesia
         Ilmu Pengetahuan Alam
         Ilmu Pengetahuan Sosial
         Matematika
         PKn

     SMP
         Bahasa Indonesia
         Bahasa Inggris
         Matematika

     SMA
         Bahasa Indonesia
         Bahasa Inggris
         Matematika

     SMK
         Akomodasi Perhotelan
         Biologi Pertanian
         Budidaya Ikan
         Fisika Non Teknologi
         Ilmu Kesehatan
         Ilmu Pengetahuan Alam
         Ilmu Pengetahuan Sosial
         Kimia Kesehatan
         Tata Kecantikan Kulit
         Teknik Otomasi Industri

 Untuk download Buku Sekolah Elektronik, Silahkan langsung di situs resmi BSE Depdiknas di http://bse.depdiknas.go.id/
 Sebelum bisa mendowload buku BSE, maka kita diwajibkan mendaftar terlebih dahulu untuk mendapatkan akun supaya bisa login dan bisa mendownload buku-buku yang ada di BSE.

Copyright @ 2013 Daniel Sinaga - Blog . Designed by James William | MyBloggerLab



Thank you for visiting my blog
Batman Begins - Help Select

Follow us on Facebook